Untirta Resmikan Mata Kuliah Tomografi

    Tangerang (C-TechLabs.com) – Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) resmikan mata kuliah tentang tomografi sebagai mata kuliah elektif di Jurusan Teknik Metalurgi, Fakultas Teknik. Wakil Dekan Fakultas Teknik Untirta, Didied Haryono, MT, menyebutkan bahwa mata kuliah ini bertujuan memperkenalkan teknologi tomografi dan manfaatnya untuk industri metalurgi, Rabu (14/10), ketika dihubungi melalui telepon di sela kesibukan beliau mengajar.

    Berbagai riset sebelumnya telah dilakukan bersama antara Untirta dan C-Tech Labs, diantaranya pengamatan logam dalam beton, laju reaksi ekstraksi logam, pengujian kualitas batubara, dan proses non-destructive testing (NDT) pada hasil las menggunakan teknologi electrical capacitance volume tomography (ECVT). Melihat potensi pemanfaatan teknologi tomografi di bidang industri metalurgi yang sangat besar, dosen yang pernah menjabat sebagai Ketua Jurusan Teknik Metalurgi Untirta ini berjuang untuk memasukkan materi tomografi metalurgi ke dalam mata kuliah elektif bagi mahasiswa program sarjana tingkat akhir pada kurikulum tahun 2013.

    untirta-tomography

    Suasana praktikum mahasiswa Untirta di Center of NDT and Process Imaging, C-Tech Labs, Selasa (13/10).

    “Satu tahun kami meyakinkan kepada tim akan pentingnya tomografi dalam perkembangan ilmu metalurgi. Akhirnya, tahun ini kami resmi membuka mata kuliah tomografi metalurgi bagi mahasiswa tingkat akhir dan mengarahkan mahasiswa untuk melakukan penelitian tugas akhir menggunakan topik ini,” jelas Didied. Didied juga menambahkan bahwa mata kuliah tomografi metalurgi yang telah menarik minat banyak mahasiswanya ini bekerja sama dengan C-Tech Labs dalam praktikum dan pengembangan riset bersama.

    Teknik tomografi yang diusung dalam teknologi ECVT juga diajarkan, bahkan hingga 70% dari bahan materi kuliah adalah membahas tentang teknik tomografi karya Dr. Warsito P. Taruno ini. Harisma Nugraha, Tim Peneliti Center of NDT and Process Imaging C-Tech Labs menuturkan bahwa C-Tech Labs memfasilitasi laboratorium bagi mahasiswa yang mengambil mata kuliah tomografi metalurgi untuk melakukan praktikum. “Dalam satu semester, mahasiswa Untirta akan melakukan praktikum di laboratorium ini (Center of NDT and Process-red) dua kali, pada masa pertengahan dan akhir semester untuk mempelajari cara kerja ECVT,” ujarnya di laboratorium yang terletak Kawasan Alam Sutera, Tangerang, Rabu (15/10). “Praktikum perdana telah dilakukan hari selasa kemarin. Kami menjelaskan tentang dasar teknologi ECVT, prinsip pengukuran menggunakan ECVT, dan prinsip membedakan objek menggunakan ECVT berdasarkan permisivitas,” tambah Harisma.

    Pembelajaran tentang teknik tomografi menggunakan teknologi ECVT dikenalkan kepada mahasiswa sebab banyak keunggulan dibandingkan dengan teknik konvensional. “Dalam penelitian mengenai laju ekstraksi logam yang banyak dilakukan dalam bidang ilmu metalurgi misalnya, teknologi ECVT terbukti mampu mengurangi waktu penelitian hingga lima kali lebih efisien dibandingkan dengan teknik konvensional yang banyak digunakan. Selain itu, pengamatan dapat dilakukan secara realtime sehingga memudahkan proses analisis,” ungkap Didied. (DWH)