Thomas Milano: Di C-Tech Labs Saya Belajar Banyak Hal

    Thomas Milano (21), Ketua Komunitas Pecinta Alam HMFT ITB, salah satu mahasiswa kerja praktik C-Tech Labs periode Juli-Agustus 2015.

    Thomas Milano (21), Ketua Komunitas Pecinta Alam HMFT ITB, salah satu mahasiswa kerja praktik C-Tech Labs periode Juli-Agustus 2015.

    Thomas Milano Setiawan, pria kelahiran Bekasi 21 tahun silam ini kini tengah menyelesaikan studinya di Teknik Fisika ITB sejak tahun 2012. Ia menjadi bagian dari tim mahasiswa kerja praktik di C-Tech Labs periode Juli-Agustus 2015. Sesuai dengan minatnya, C-Tech Labs memfasilitasi Thomas untuk mempelajari teknik pencitraan menggunakan konsep kapasitansi di bawah bimbingan para peneliti di Center for NDT and Process Imaging.

    Selama mengikuti kerja praktik di C-Tech Labs, Thomas berkesempatan untuk mencoba mengaplikasikan sensor ECVT 32-channel dan DAS ECVT untuk mengamari aliran multifasa. “Di C-Tech Labs saya belajar banyak hal, mulai dari teknik pencitraan menggunakan ECVT dan aplikasinya di berbagai bidang, hingga belajar cara melakukan simulasi menggunakan program Comsol dan Matlab,” ujar Thomas.

    Thomas mengaku bahwa lingkungan riset di C-Tech Labs sangat kondusif sehingga proses pembelajaran selama kerja praktik berjalan maksimal.” Suasana laboratorium yang tenang dan jauh dari kebisingan, meski berada di kawasan elite Alam Sutera, membuat pikiran kami menjadi jernih dan nyaman,” ungkap Thomas. “Tempatnya dapat ditempuh menggunakan commuterline, memudahkan saya berangkat dari rumah. Namun yang paling penting, saya senang melakukan eksperimen dan melakukan hal baru. C-Tech Labs memberikan saya fasilitas untuk itu,” tambah Thomas ketika ditanyakan alasan memilih C-Tech Labs sebagai tempat kerja praktik.

    Ketua Komunitas Pecinta Alam HMFT ITB ini berharap pengalaman dan pengetahuan yang ia dapatkan selama menjadi bagian dari mahasiswa magang di C-Tech Labs dapat membantunya di masa depan, seperti untuk mengerjakan tugas akhir dan ketika masuk ke dunia kerja. (DWH)