Karakterisasi Berbagai Jenis Batubara Menggunakan Teknik Pengukuran Kapasitansi

    Desiani, BS Thesis, T. Metalurgi, University of Sultan Ageng Tirtayasa, September 2014

    ABSTRAK: Setiap jenis batu bara memiliki komposisi dan sifat yang berbeda, yang digunakan untuk menentukan peringkat dan kualitas batu bara. Salah satu metode baru untuk menentukan peringkat batu bara adalah dengan pengukuran kapasitansi.Penelitian ini bertujuan untuk mengarakterisasi berbagai jenis batu bara berdasarkan metode pengukuran kapasitansi, sehingga diketahui faktor yang paling berpengaruh terhadap sifat dielektrik batu bara. Sampel yang digunakan berupa batu bara jenis lignite, subbituminous, bituminous, dan anthraciteyang telah dilakukan preparasi dan sampel dipisahkan dalamfraksi ukuran -10+18#, -18+40#, -40+60#, -60+80#, dan -80#. Sampel tersebut telah dilakukan pengujian analisis proksimat untuk mengetahui kandungan moisture, volatile matter, ash, dan fixed carbon. Pengukuran nilai kapasitansi dilakukan menggunakan DAS 2-channel pada frekuensi 2,5 MHz dan LCR meter dengan variasi frekuensi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa nilai kapasitansi dari tiap jenis batu bara berbeda-beda. Nilai konstanta dielektrik diperoleh dari perhitungan nilai kapasitansi sehingga didapatkan nilai konstanta dielektrik lignite, subbituminous, bituminous, dan anthracite. Hasil yang berbeda dipengaruhi oleh kandungan moisture pada batu bara.Pada batu bara lignitedengan kadar moisture 15,35%menghasilkan konstanta dielektrik normalisasi0,3292, subbituminousdengan kadar moisture6,67% konstanta dielektrik normalisasinya sebesar 0,2208, bituminousdengankadar moisture 1,44% konstanta dielektrik normalisasinya sebesar 0,1753, dan anthracite dengan kadar moisture2,09% konstanta dielektrik normalisasinya yaitu  0,1974.Untuk ukuran fraksi batu bara tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai kapasitansi batu bara. Pengukuran kapasitansi maksimal diukur pada frekuensi 2,59 – 3,2 MHz.

    KATA KUNCI : batu bara, karakterisasi batu bara, pengukuran kapasitansi, konstanta dielektrik.