Dewan Riset Nasional Harapkan ECVT Bisa Dipakai di Puskesmas Seluruh Indonesia

    Yogyakarta (C-TechLabs.Com) — “Kami ingin alat ini ada di seluruh puskesmas di Indonesia,” tutur Prof. Suhartono Taat Putra, Ketua Komisi Teknologi Kesehatan dan Obat-Obatan, Dewan Riset Nasional. “Siang ini juga kamu ikut saya ke Jakarta untuk presentasi bersama di hadapan para dokter dan persatuan pengusaha alat kesehatan,” tambah Ketua Masyarakat Neurosains Indonesia ini di sela Konferensi Nasional Neuropsikologi di Universitas Gajah Mada kemarin (30/10).

    Presentasi Dr. Rizki Edmi Edison menimbulkan rasa penasaran yang besar bagi ratusan peserta Konferensi Nasional Neuropsikologi. Pasalnya ia mengenalkan instrumen pertama di dunia yang mampu memindai aktivitas otak secara real-time. Alat ini mampu merekam aktivitas otak dengan kecepatan 1/2000 detik yang diklaim tercepat di dunia. Hampir seluruh sesi diskusi yang berjalan dalam nferensi tersebut membahas 4D Brain Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT). 4D Brain ECVT tengah digunakan untuk  penelitian di bidang psikologi oleh C-Tech Laboratory bersama institusi lain di Indonesia  seperti RSJ Provinsi Jawa Barat, Universitas Muhammadiyyah Jakarta ( UMJ), dan lainnya.

    Selain menarik minat Dewan Riset Nasional, 4D Brain ECVT ternyata mampu mencuri perhatian peserta lain. “Ada beberapa instansi yang ingin menggunakan alat ini. Bahkan Mabes Polri juga sudah melirik untuk menggunakan 4D Brain ECVT untuk keperluan psikologi forensik,” jelas Dr. Rizki Edmi Edison, Jum’at (31/10).

    Rencananya, 20 November mendatang 4D Brain ECVT di bidang kesehatan akan dipresentasikan di depan Dewan Riset Nasional. Teknologi terdepan ciptaan Dr. Warsito P. Taruno, M. Eng ini ditargetkan akan diproduksi massal dua tahun mendatang. Bukan hanya diminati di dalam negeri, alat ini juga menjadi perhatian di kancah dunia. (DWH)