Aplikasi ECVT pada Penentuan Laju dan Koefisien Difusivitas Proses Leaching Tembaga dengan Asam Sulfat sebagai Leaching Agent

    Harisma Nugraha, BS Thesis, T. Metalurgi, University of Tirtayasa, 2012

    Selama ini perhitungan laju reaksi kimia dilakukan secara tidak langsung yaitu dengan melakukan pendekatan percobaan skala laboratorium dan menghitung lajunya dari perubahan konsentrasi reaktan yang dihasilkan. Pendekatan yang dilakukan setidaknya akan memberikan nilai kesalahan dalam menentukan laju yang terjadi disebabkan oleh perbedaan obyek pengamatan dan penyebab-penyebab lainnya yang tidak dapat dijelaskan dalam percobaan di laboratorium. Pada penelitian ini dikembangkan metoda perhitungan laju reaksi dan koefisien difusivitas (DAB) dengan menggunakan Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT). Laju reaksi dan koefisien difusivitas yang akan dihitung adalah proses leaching tembaga (berupa lembaran) dengan menggunakan larutan pelindi asam sulfat 2 M dalam temperatur kamar tanpa disertai pengadukan. Penerapan teknologi ECVT dilakukan dengan memanfaatkan perubahan distribusi permitivitas yang terjadi selama proses leaching berlangsung. Perubahan distribusi permitivitas terjadi akibat perubahan konsentrasi asam sulfat akibat reaksi dengan tembaga dalam menghasilkan larutan tembaga sulfat, dimana perubahannya ditandai dengan perubahan warna pada citra ECVT yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ECVT berhasil digunakan untuk menghitung laju reaksi dan koefisien difusivitas leaching tembaga dengan larutan pelindi asam sulfat dengan besaran laju yang dihasilkan dari citra ECVT yaitu 3,25 x 10-4 M/s (laju awal), 8,47 x 10-6 M/s (laju pertengahan) dan 1,31 x 10-6 M/s (laju akhir) dengan DAB 8,62 x 10-5 cm2/s dan laju dari perhitungan empiris yaitu 1,87 x 10-6 M/s.