4D Brain ECVT Mampu Diagnosis Skizofrenia Dalam Hitungan Menit

    TANGERANG¬†— Skizofrenia adalah gangguan mental manusia yang ditandai dengan tanggapan emosi yang lemah dan gangguan proses berfikir. Gangguan mental ini pada umumnya berbentuk paranoid, halusinasi, keyakinan yang tidak sesuai dengan dunia nyata, dan disertai disfungsi sosial. Hasil studi selama ini menyebutkan bahwa faktor utama yang menyebabkan munculnya skizofrenia adalah genetika, lingkungan awal, neurobiologi, kondisi psikologis, dan proses sosial yang dialami oleh manusia. Dengan prevalensi global 0,3%-0,7%, gejala gangguan mental ini muncul pada fase dewasa muda.

    Banyak gejala-gejala skinzofrenia yang harus diperhatikan sebagai langkah preventif menanggulangi gangguan ini. Gejala-gejala dapat diamati dan diukur oleh diri sendiri menggunakan beberapa kriteria. Saat ini, diagnosis terhadap gangguan mental ini dilakukan dengan cara wawancara mendalam oleh psikolog menggunakan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-IV-TR). Sayangnya, analisis yang digunakan dalam metode ini sebagian besar masih ditentukan secara subjektif oleh psikolog yang melakukan diagnosis, sehingga rentan terjadi kesalahan.

    Menjawab tantangan tersebut, C-Tech Labs Edwar Technology kini tengah mengembangkan teknologi 4D Brain ECVT yang dapat menangkap dan merekam sinyal-sinyal aktivitas otak. 4D Brain ECVT merupakan salah satu modalitas yang digunakan dalam metode pencitraan otak manusia berbasis pengukuran kapasitansi listrik. Dari hasil penelitian yang dilakukan di Kota Bandung, ternyata 4D Brain ECVT mencatat bahwa aktivitas kelistrikan otak penderita skizofrenia relatif rendah pada bagian pre-frontal otak.

    Hasil temuan awal perbedaan aktivitas kelistrikan otak orang normal dengan survivor skizofrenia ini menjadi titik terang pengembangan alat diagnosis gangguan mental secara digital dengan komputasi canggih. Selain skizofrenia, 4D Brain ECVT dapat membedakan aktivitas kelistrikan penderita bipolar disorder, epilepsi, dan pengguna zat psikoaktif. (DWH)